Cekcok Di Jalan,Devi Di Tembak Senapan Angin Hinga Tembus Dada



Jendela24.com-Kepolisian Sektor Wonodadi,Kabupaten Biltar.jawa Timur.menangani Kasus Seorang pemuda yang tertembak senapan angin,Tembakan itu menyebabkan korban harus mendapatkan perawatan serius dirumah sakit.

Kepala Polsek Wonodadi Akp Santoso mengatakan,kejadian tertembaknya korban pada jumat (23-12-2016)malam.Korban di ketahui bernama Diva Anggara (27),warga Desa Pakel,Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung.

Korban Tertembak Senapan angin Di bagian Dadanya.Saat ini korban masih mendapatkan perawatan medis karena lukanya ,kata AKP Santoso di Biltar Sabtu (24-12-2016)

Menurut dia,kejadian itu berawal saat korban sedang perjalanan berbonceng dengan rekannya naik sepeda motor.Saat di tengah jalan,tepatnya di Desa atau Kecamatan Wonodadi ,Kabupaten Biltar,korban bertemu dengan sejumlah pemuda,Pertemuan itu berujung cekcok.

Saat itu,terdapat seorang pemuda yang membawa senapan angin secara tiba-tiba korban tertembak senapan angin tersebut.Korban juga langsung terjatuh akibat dadanya tertembak.

Warga yang mendegar tembakan itu,langsung keluar dan langsung menolong korban.Sementara,pemuda yang diduga melakukan penembakan tersebut sempat melarikan diri setelahnya ,namun akhirnya berhasil di tangkap saat ini di bawa kekantor polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Santoso mengatakan,dari pemeriksaan sementara,yang bersangkutan membawa senapan angin untuk menangkap kelelawar ,Ia merasa terdesak dan secara tidak sengaja senapan itu menembak korban.

Katanya habis mencari kelelawar ,Namun ,untuk keterangan pastinya saat ini yang bersangkutan masih ditahan dan dimintai keterangan di Polres''ujar dia ,di kutip dari jendela 24.com.

Sementara itu,Korban tertembak senapan angin itu dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo,Kota Blitar.Namun,Karena lukanya yang cukup parah.ia akhirnya dirujuk ke malang.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cekcok Di Jalan,Devi Di Tembak Senapan Angin Hinga Tembus Dada"

Posting Komentar