Citilink Pecat Pilot Yang Mabuk Jelang Terbang




Jendela24.com - Maskapai penerbagan Citilink memecat pilot yang mabuk menjelang terbang.Kapten Purna.Ada sejumlah pertimbangan terkait keputusan ini.

Kita telah memutuskan mem- PHK yang bersangkutan,bukan didasarkan pada narkoba atau mabok,tapi karena menyalahi prosedur penerbangan,kata VP Corporate Communication Citilink Indonesia Benny Butarbutar dalam jumpa pers di kantor Citilink,Menara Citicon ,Jalan S Parman,Jakarta barat jumat (30-12-2016)

Sebelumnya,Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan pilot Citilink Kapten Tekad Purna sedang mabuk saat hendak menerbangkan pesawat nomor penerbangan QG 800 Rute Surabaya - Jakarta itu pada Rabu(28-12),kemarin.

Namun pemutusan hubungan kerja (PHK) itu di lakukan bukan atas dasar Tekad Mabuk.Citilink memecat Tekad karena melanggar undang-undang Ketenaga Kerjaan,peraturan peraturan Citilink,kebijakan Sumber Daya Manusia (SDM)perusahaan hinga prosedur penerbangan.

Pilot yang bersangkutan disimpulkan telah melakukan kesalahan berat,tidak menjalankan standard Operating Procedur (SOP)dengan baik sehingga tidak melakukan (menjamin)keselamatan penumpang secara profesional,Kata benny

Sebelumnya,Tekad Di grounded alias tak boleh terbang untuk waktu yang tak di tentukan Pengecekan pertama terhadap pilot telah dilakukan dan hasil nya Dia  tak mengkonsumsi narkoba.Namun pengecekan kedua yang di lakukan dan hasilnya dia tak mengkonsumsi narkoba.Namun pengecekan kedua yang dilakukan kementerian Perhubungan belum keluar hasil.

Kemenenterian hubungan  mengungkapakan kru yang bertugas di QG 800 rute Surabaya jakarta sebelum kapten pilotnya diganti adalah kapten Tekad Puena degan Kopilot (FO)Bayu segera .Sedangkan pramugari yang bertugas adalah Ringke Mutya,Anggita Nur,Gunung D dan ling Radia.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Citilink Pecat Pilot Yang Mabuk Jelang Terbang"

Posting Komentar