Turis Yang Berkunjung Ke AS Harus Berikan SOSMED

Turis Yang Berkunjung Ke AS Harus Berikan SOSMED

Turis asing yang berkunjung ke Amerika Serikat, Kini diminta untuk menyertakan ID dan Pasword mereka di dunia maya, yaitu dengan menyerahkan akun media sosial. Akun tersebut bisa berupa Twitter, Instagram, Facebook atau YouTube.

Kebijakan itu berlaku untuk 38 negara yang sudah tergabung dalam program bebas visa dengan AS. Negara tersebut memang sudah bebas visa AS, tapi warga negaranya di haruskan mengisi formulir online untuk mendapatkan izin tinggal selama 90 hari ( 3bulan ) .

Formulir dalam Electronic System for Travel Authorization (ESTA) sudah ditambah dengan kolom akun media sosial, walaupun kategorinya saat ini masih termasuk opsional, alias pemohon tidak harus mengisinya

Usulan ini pertama kali di ajukan oleh U.S. Customs and Border Protection (CBP) di bulan Juni 2016 lalu.

Walaupun demikian, sejumlah kelompok HAM dan penggiat privasi dan keamanan mengkhawatirkan kebijakan ini.

Pihak imigrasi AS sendiri berdalih kebijakan ini dibuat untuk membantu mengidentifikasi potensi ancaman kecelakaan ataupun terorisme. Namun ACLU khawatir hal ini justru akan membuat turis dari negara timur tengah atau Muslim akan diperiksa lebih ketat lagi.

Saat ini, pilihan menyerahkan akun media sosial itu memang masih bersifat opsional, namun pemohon visa biasanya akan melengkapi formulir sebisa mungkin. Sebab, proses pengajuan visa AS ini tergolong sulit dan membingungkan.

Pemohon visa lebih baik mengisi formulir komplit dari pada berisiko ditanya macam-macam oleh petugas kemanan setempat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Turis Yang Berkunjung Ke AS Harus Berikan SOSMED"

Posting Komentar