Kapolri Akan Jemput Paksa Rizieq Shihab

Kapolri Akan Jemput Paksa Rizieq Shihab

Jendela24.com - Rizieq Shihab saat ini terseret isu penghinaan Pancasila. Rizieq sudah dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi. Namun Rizieq tidak hadir.

Pemanggilan pertama sudah dilakukan dan yang bersangkutan tidak hadir dengan alasan sakit, maka penyidik melakukan pemanggilan kedua untuk di periksa pada Kamis, 12 Januari 2017.

"Yang bersangkutan (Rizieq Shihab) sedang diproses hukum di Jawa Barat. Dipanggil tanggal 5 Januari kemarin, tapi tidak hadir dengan alasan sakit. Dipanggil kembali tanggal 12 Januari 2017," ujar Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian seusai melakukan pemusnahan senjata api rakitan di halaman depan Mapolda Sumsel, Selasa (9/1/2017).

"Kalau hadir, akan dilakukan pemeriksaan. Kalau tidak hadir, akan dilakukan sesuai hukum KUHAP, yaitu surat perintah membawa atau dijemput paksa," Tito melanjutkan.

Tito menambahkan, kasusu ini berlanjut pasca masuknya laporan Sukamawati Sukartnoputri atas tuduhan penghinaan Pancasila yang dilakukan oleh Rizieq yang menyebut Pancasil ada di pantat. 

Kita lihat saja nanti, hadir atau tidak," ujar Kapolri.

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus mengatakan, pemanggilan paksa memang diatur dalam KUHAP.

"Panggilan satu tidak hadir, kedua tidak hadir, panggilan ketiga baru kita upayakan untuk hadir, dijemput," kata Yusri kepada Liputan6.com, Senin (9/1/2017).

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kapolri Akan Jemput Paksa Rizieq Shihab"

Posting Komentar