Lawak Politik Kawal Stabilitas Publik

Lawak Politik Kawal Stabilitas Publik


Jendela24.Com - Panggung politik yang ruwet dengan fenomena sosial yang ribet. Bagaimana jika dicampur adu dengan humor?

Cambodia,Phnom Phenh - Tentu Anda masih ingat kegalauan masyarakat Medan yang kerap dilanda kemacetan sehingga membuat perjalanan dari desa ke Kota membutuhkan waktu berjam jam.

Banyak orang mengespresikan kegalauannya di akun media sosial, dan tak sedikit yang membully. Saat pada pertengahan 2014 bergulirlah hastag #SaveMedan dan ratusan meme (gambar bully) yang melukiskan Kota Madya itu, contohnya, sebagai planet yang harus ditempuh dengan roket. Hastag ini menjadi trending topic di Dunia Gaib.

Hal serupa berkesan disaat mantan presiden (SBY) pada dua Desember mengadakan Konfrensi Pers di Rumahnya, Bogor, menanggapi rencana Demo Dugaan Kasus Penistaan Agama yang dilakukan (AHOK) Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur non aktif, Jakarta.

Kunjungi berita terbaru kami di : https://aksiberita.blogspot.com/

Saat itu SBY menuturkan semua pemimpin harus menanggapi aspirasi para pendemo, Sebab jika tidak  maka aksi akan terus berlanjut.

"Andai anspirasi masyarakat tak didengar, kemungkinan aksi itu akan berlanjut hinnga lebaran onta. ujar saya bukan SBY.

Para Netizen pun heboh menanggapi pernyataan itu. #LebaranOnta hingga lelucon lainnya serta merta muncul secara luas, bahkan seorang tukang jualan dengan lincah memanfaatkan dengan cara menjual baju dengan tulisan #LebaranOnta.

Tak cukup sampai disitu,sampai awal january 2017 terjadi berbagai persoalan politik ditanggapi masyarakat dengan Humor "Om Telat Om"dan "Fitza Hats"adalah baru ya heheheh...



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lawak Politik Kawal Stabilitas Publik"

Posting Komentar