Negara Yang Dulu Bocor


Jendela24.Com - Masih terlintas dipikiran Saya pada saat acara debat pada perhelatan Pilpres 2014 lalu. Terjadi perdebatan yang tidak terlupakan.Prabowo Subianto : "Jika hanya untuk buat kartu ini dan itu.. semua nya bisa dibuat Pak Jokowi. Tapi uangnya semua dari mana?

Emangnya siapa yang mau ngasih uang nya, tunggu jatuh dari langit? APBN negara kita bocor Pak Jokowi, bocor!!

Jokowi : "Dana nya ada, dan sekali lagi dana nya ada. Tergantung diri kita mau atau tidak bekerja, dan cukup itu mau atau tidak, tegas Jokowi!!

Dari perdebatan itu kita bisa menimbang mana pemimpin yang berani melangkah dan mana yang memilih berdiam ditempat dan kurang percaya diri. Dan faktanya sifat kurang percaya diri itu kini menular dan menjangkit sampai hari ini. Para loyalitis Prabowo selalu menjerit hal yang sama, "katanya uang nya ada, rupanya dari hutang semua..."

Saya selaku penulis ini, sampai sekarang masih tidak memahami pemikiran mereka.. Serius...
Di dalam kehidupan, Selalu saya tanamkan rasa optimis pada diri saya akan kesadaran,jika mendapatkan sebuah hasil yang bagus bukan dari instan.Semua harus diperjuangkan dengan keyakinan dan dapat melihat peluang sekaligus potensi pada diri kita.

Mungkin mereka yang masih ragu,menunggu dan sedikit berjanggut itu tidak memahami atau memang tidak mau memahami, jika pada masa kepimpinan Pak Joko Widodo ini negara berhasil mengambil kembali triliunan rupiah dari hasil perikanan yang selama ini diambil pihak luar. Presiden kita juga berhasil menyetop jalan transaksi migas dari tangan mafia dan menghemat ratusan triliunan rupiah.

Tidak sampai disitu,bahkan beliau mampu memberikan kepercayaan para pengusaha sehingga ribuan triliun yang ada di Luar Negri semua kembali ke tanah air melalui program Tax amnesty.

Jadi bisa dipastikan, Jokowi tidak salah melontarkan Jika Uang kita ada.hanya, bagaimana caranya agar uang itu kembali ke kita? Sekali lagi Jokowi bukan hanya janji janji manis seperti pejabat biasanya yang mencalonkan, beliau membuktikan nya.

Faktanya ? Perbaikan transportasi, akomodasi, jalanan, dan yang terbesar ada di Wilayah Timur Indonesia transportasi,akomodasi, dan yang utama listrik sampai bendungan yang dibangun begitu besar. Negara kita sudah sangat jauh ketinggalan dengan negara jiran, makanya kita tidak bisa jalan santai, kita harus lari sekuat kuat nya agar kita bisa melampui negara negara yang lain....

Jika terbangunnya seluruh infranstruktur, bukan tidak mungkin Jokowi membuka lapangan kerja baru. Karena jika semua infrastruktur tersedia di pastikan banyak investor yang akan menanamkan modal nya secara besar besaran. Dan yang pasti tidak perlu Saya jelaskan satu persatu ang ada Anda akan pusing dan tangan Saya capek mengetik.

Belum lagi saat ini kita semua sudah menikmati pengobatan yang murah meriah. Pemerintah pusat sudah tidak menerapkan konsep kapitalis seperti yang dulu, tetapi sudah beralih ke konsep sosiolis.

Masih teringat oleh kita ngak? soalnya seorang bapak mengangkat seorang bocah yang dalam keadaan tak bernyawa karena ditelantarkan pihak RS alasaannya bukan lain jika bukan karena tidak mampu membayar? Dan pernah gak Anda semua mendengar saat ini seperti hal kasus tadi?.. jujur kalian gak ada kan??.. heheheh

Dan kenapa negara masih punya utang ??
Ya iya dong masak ya iya sih..... Utang yang semalem kan buannyakkk banget ada yang jatuh tempo pendek & mesti dilunasin. kalau tak mau dilunasin ntar negara kita gak dipercaya lagi tau...Gak mungkin negara harus nunggu dari hasil pembangunan , gak keburu atu. Jalan keluarnya, utang baru untuk menahan jatuh tempo yang dekat. Itulah lah sebab kenapa negara kita masih terbelit utang ampek hari ini...

Jokowi buka tipe kepala negara yang bisa nya hanya mengeluh, " sana sini berlubang/bocor.. Jika emang berlubang atau Bocor ya ditutup, kalau masih ada lubang tebas terus biang keroknya selesaikan...?

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Negara Yang Dulu Bocor"

Posting Komentar