PSI : TAMPA AHOK JAKARTA KEMBALI KE MASA KELAM

 PSI : TAMPA AHOK JAKARTA KEMBALI KE MASA KELAM

 PSI : TAMPA AHOK JAKARTA KEMBALI KE MASA KELAM
 PSI : TAMPA AHOK JAKARTA KEMBALI KE MASA KELAM

Jendela24.com - Angkuta umum yang membuat kemacetan dikawasan Tana Abang, jakarta.Dan kemacetan terjadi dipasar Tanah Abang.SPI Raja juli Antoni mengatakan, dengan absennya Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dai kursi Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ibu kota semakin kacau dan mundur keadaannya dan semakin kacau kembali

" Ini Contoh kecilnya, sesuatu yang pernah ditertibkan, dirapikan oleh Pak Ahok, seperti mengembalikan hak pejalan kaki.Dan semua ini sekarang tidak ada lagi yang melakukannya.Kata mantan ketua umum ikatan pelajar Muhammadiyah ( PIM ) Yang akrab di panggil Toni.Seperti itu lah jakarta tampa Ahok.

Dan menurut dia,jakarta kembali semrawut sejak Ahok cuti mejadi Gubernur DKI. Ia mengambil contoh di pasar Tanah Abang.Toni mengaku dapat laporan dari timnya bahwa Satpol PP dan petugas yang harusnya menertibkan keadaan malah tak bekerja dengan baik.

" Tim kami perna turun dan mewawancarai petugas , dan mereka bilang mumpung Pak Ahok cuti, liburan dulu.Ini semua tandanya kultur belum terbentuk. ini kan semua karna Pak Ahok memaksa untuk bekerja yang lebih baik.

Dengan sikap arogan dan ancaman langsung pecat bagi pegawai dan petugas yang bersantai-santai, itu menurut toni dengan begitulah jakarta di bawah kepemimpinan Ahok mampu dikendalikan. Namun, sesaat saja Ahok meninggalkan posisi gubernur, semua kembali keadaan kacau.

"Ini semua bentuk fisik yang terlihat, tapi jauh dari itu, jakarta butuh orang dengan leadership yang kuat, sasaat saja Pak Akok cuti, Jakarta kembali ke masa-masa kelamnya " ujar toni.

Pembangunan yang dilakukan Ahok, kata Toni, bukan saja membangun secara fisik. Ia membangun kepribadian pegawai pemerintah yang benar-benar menjadi pelayan bagi rakyat.

"Bayangkan jika Pak Ahok tak lagi jadi Gubernur, saya yakin rakyat Jakarta hidup lebih susah, ruwet, bikin KTP dicaloin. Ibu-ibu nggak dapat KJP, harus pinjem uang ke penggadaian. Ini konsekuensi kalau Pak Ahok nggak ada," ucap Toni.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " PSI : TAMPA AHOK JAKARTA KEMBALI KE MASA KELAM"

Posting Komentar